Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Berhasil
Memproduksi Kaos Sablon
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Lembaga
Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus mendorong peningkatan
program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pengembangan produksi
kaos sablon di Balai Latihan Kerja (BLK) Lapas, Kamis (12/2).
Kegiatan
ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keterampilan yang berorientasi pada
peningkatan kompetensi dan produktivitas warga binaan.
Program
ini dilaksanakan secara terstruktur dengan memberikan pelatihan mulai dari
desain grafis, pembuatan pola, proses afdruk, teknik penyablonan hingga tahap
finishing.
Warga
binaan yang mengikuti kegiatan tersebut telah mendapatkan bimbingan langsung
dari petugas dan instruktur yang berpengalaman di bidang penyablonan.
Salah
satu warga binaan berinisial Y mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut
karena memberinya keterampilan baru yang bermanfaat.
“Saya
merasa senang bisa belajar sablon di sini. Awalnya saya tidak tahu sama sekali
prosesnya, sekarang sudah paham mulai dari desain sampai finishing. Semoga
nanti setelah bebas saya bisa membuka usaha sendiri,” ungkapnya.
Kepala
Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa
pengembangan produksi kaos sablon ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan
pembinaan yang berdampak langsung pada kemandirian warga binaan.
“Melalui
kegiatan ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang
aplikatif dan memiliki nilai ekonomi. Harapannya, setelah bebas nanti mereka
sudah memiliki kemampuan yang bisa dijadikan peluang usaha,” ujarnya.
Senada,
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menegaskan bahwa pembinaan
kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan tugas
pemasyarakatan.
“Kami
berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang produktif dan
berkelanjutan. Produksi kaos sablon ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi
juga membentuk etos kerja, tanggung jawab, dan rasa percaya diri warga binaan,”
tegasnya.
Melalui
kegiatan ini, Lapas Pemuda Madiun berharap warga binaan dapat memanfaatkan masa
pidana dengan kegiatan positif dan produktif, sekaligus memiliki bekal yang
cukup untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri dan berdaya
saing. (RED).

Posting Komentar