Warga Binaan Lapas Pemuda Madiun Ikuti
Tadarus Al-Qur’an
Madiun,
– MATARAMANTODAY.com
Dalam
rangka mengisi malam-malam Ramadan dengan kegiatan yang penuh keberkahan, Warga
Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun mengikuti
kegiatan tadarus Al-Qur’an usai melaksanakan salat tarawih di Masjid At-Taubah
Lapas Pemuda Madiun, Kamis malam (19/2).
Kegiatan
ini menjadi salah satu sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT
sekaligus meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan.
Sebanyak
13 Warga Binaan Santri turut ambil bagian dalam kegiatan tadarus tersebut
dengan penuh khidmat dan semangat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman,
dan lancar, serta didampingi langsung oleh petugas Lapas Pemuda Madiun yang
turut memberikan pembinaan dan pengawasan.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa kegiatan tadarus ini
merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan,
khususnya dalam aspek spiritual dan keagamaan.
“Kami
berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang positif dan
bermanfaat bagi Warga Binaan. Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang
sangat baik untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan mereka. Harapannya, melalui
kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, para Warga Binaan dapat memperbaiki diri dan
menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar Wahyu.
Usai
melaksanakan tadarus, kegiatan ditutup dengan evaluasi dan arahan atas
pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Bimbingan
Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat), Afifudin Muhammad Yunus.
Dalam
arahannya, ia mengapresiasi antusiasme para Warga Binaan yang konsisten
mengikuti rangkaian ibadah Ramadan.
“Kami
melihat semangat yang luar biasa dari para Warga Binaan dalam mengikuti
kegiatan keagamaan. Ini menjadi indikator positif bahwa pembinaan yang
dilakukan berjalan dengan baik. Semoga kegiatan ini dapat terus istiqamah
dilaksanakan dan membawa perubahan yang nyata dalam kehidupan mereka,” ungkap
Yunus.
Melalui
kegiatan tadarus Al-Qur’an ini, Lapas Pemuda Madiun berharap dapat menciptakan
suasana Ramadan yang penuh kedamaian, meningkatkan nilai-nilai religiusitas,
serta membentuk karakter Warga Binaan yang lebih baik, berakhlak mulia, dan
siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (RED).

Posting Komentar