Sosialisasi program MBG di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung
Tulungagung, Jawa Timur (8/2) – MATARAMANTODAY.com
Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG)
sudah dirancang untuk menghadirkan kebermanfaatan ganda bagi masyarakat. Selain
gizi, program MBG juga dapat menjadi solusi dalam membantu meringankan beban
keluarga dirumah yaang berpenghasilan rendah.
Komisi IX DPR RI bersama Badann Gizi Nasional (BGN)
menggelar sosialisasi program MBG kali ini di Desa Ngujang, Kec. Kedungwaru, Tulungagung, pada Jum’at (6/2). Kegiatan yang dimulai
pada pukul 08.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan peserta yang sudah antusisas
menantikan program Makan Bergizi Gratis didaerahnya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Heru Tjahjono, menyampaikan latar belakang dari terbentuknya program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya strategis pemerintah untuk membangun
sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas
2045.
“Program
MBG bertujuan untuk memenuhi gizi seimbang bagi anak-anak/siswa sekolah,
ibu hamil, ibu menyusui dan balita, sekaligus menurunkan angka stunting serta
meringankan beban keluarga berpenghasilan rendah,” ujar Heru Tjahjono.
Selain itu, pelaksanaan program MBG juga berdampak pada sektor ekonomi,
sebab melibatkan UMKM, petani dan nelayan sehingga memperkuat ekonomi lokal,
membuka lapangan kerja dan mendukung ketahanan pangan.
“Sekarang
yang harus kita bangun adalah kami dari Komisi IX yang sudah keliling seluruh Indonesia untuk melihat apakah
program ini sudah berjalan secara komprehensif dan menyeluruh di masyarakat,”
tambah Heru.
Dengan adanya sosialisasi program MBG di Tulungagung ini
diharapkan pemberdayaan lokal setiap satuan pendidikan yang menjalankan
MBG mendapatkan pasokan bahan makanan dari lingkungan sekitarnya. Satgas dan
Koperasi
setempat berperan sebagai
pengkondisi atau koordinator untuk memastikan rantai pasok dari desa berjalan
lancar. (RED)

Posting Komentar