Memanfaatkan Lahan di Lapas Pemuda
Madiun untuk menanam sayuran
Madiun,
- MATARAMANTODAY.com
Lapas
Pemuda Kelas IIA Madiun terus mendorong pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan
pembinaan kemandirian warga binaan.
Kali
ini, area branggang kecil di lingkungan lapas dimanfaatkan untuk kegiatan
pertanian dengan menanam sawi pakcoy dan terong, Rabu (04/02).
Kegiatan
ini diawali dengan pembersihan lahan, pembuatan saluran air, serta penataan
area tanam agar lebih rapi dan produktif.
Setelah
itu, warga binaan mulai melakukan penanaman bibit menggunakan polybag sebagai
media tanam, sehingga lebih mudah dalam perawatan dan pengelolaannya.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan
kemandirian sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai kerja keras dan tanggung
jawab kepada warga binaan.
“Pemanfaatan
lahan ini tidak hanya untuk mendukung ketahanan pangan di dalam lapas, tetapi
juga sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan
yang bermanfaat setelah bebas nanti,” ujar Wahyu Susetyo.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Pemuda
Madiun, Denny Wahyu Kristanto, menjelaskan
proses pengolahan lahan dilakukan secara bertahap dan melibatkan
langsung warga binaan.
“Kami
mulai dari pembersihan lahan, pembuatan saluran air, hingga penanaman di
polybag. Harapannya, tanaman sawi pakcoy dan terong ini bisa tumbuh dengan baik
dan menjadi hasil nyata dari pembinaan kemandirian di Lapas Pemuda Madiun,”
jelasnya.
Melalui
kegiatan ini, diharapkan warga binaan tidak hanya mendapatkan aktivitas
positif, tetapi juga keterampilan di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal
ketika kembali ke masyarakat nanti. (RED).

Posting Komentar