Puluhan Masyarakat Kunjungi Lapas
Pemuda Madiun
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Momentum
Hari Raya Idul Fitri 2026 dimanfaatkan oleh puluhan masyarakat untuk
mengunjungi keluarga mereka yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
Pemuda Kelas IIA Madiun pada hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3).
Kunjungan
ini menjadi ajang silaturahmi yang penuh makna antara Warga Binaan dengan
keluarga tercinta.
Sejak
pagi hari, suasana Lapas tampak ramai dengan kedatangan para pengunjung yang
datang secara tertib sesuai dengan jadwal dan prosedur yang telah ditentukan.
Petugas Lapas pun tampak sigap memberikan pelayanan guna memastikan kegiatan
kunjungan berjalan lancar.
Kegiatan
kunjungan diawali dengan pengecekan kartu identitas pengunjung di pintu masuk.
Selanjutnya, pengunjung melakukan proses pendaftaran, dilanjutkan dengan
pemeriksaan barang bawaan serta pemeriksaan badan sebelum akhirnya dapat
bertemu dengan Warga Binaan di area yang telah disediakan.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen
untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya pada momen Hari
Raya Idul Fitri.
“Kami
berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada para pengunjung dengan tetap
mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Seluruh proses dilakukan sesuai
dengan standar operasional prosedur agar kegiatan kunjungan berlangsung aman
dan kondusif,” ujarnya.
Ia
juga menambahkan bahwa momen Lebaran menjadi waktu yang sangat berarti bagi
Warga Binaan untuk dapat bertemu dengan keluarga, sehingga pelayanan kunjungan
harus dikelola dengan baik.
Lapas
Pemuda Madiun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik
dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama, sehingga
setiap kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan kenyamanan bagi
seluruh pihak.
Dengan
suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, kunjungan di hari pertama Lebaran ini
diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moral bagi Warga Binaan dalam
menjalani masa pembinaan. (RED).

Posting Komentar