Penandatanganan Kerja Sama dan Ikrar
Bersih Narkoba se-Jawa Timur
Sidoarjo,
– MATARAMANTODAY.com
Kepala
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan,
menghadiri kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan
Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur dengan Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur yang dirangkaikan dengan ikrar bersih dari
narkoba oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur.
Kegiatan
yang dilaksanakan pada Selasa (21/4) tersebut bertempat di Lapangan Kantor
Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Sidoarjo, dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah
Ditjenpas Jawa Timur, seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan, Kepala BNNP Jawa Timur
beserta jajaran BNNK se-Jawa Timur.
Acara
diawali dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNNP Jawa Timur dan
Kanwil Ditjenpas Jawa Timur sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi
pemberantasan serta pencegahan peredaran gelap narkotika di dalam lapas dan
rutan.
Kegiatan
berlangsung khidmat dan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata sebagai
simbol kolaborasi berkelanjutan antar kedua institusi.
Selanjutnya,
seluruh peserta mengikuti pembacaan ikrar bersih dari narkoba yang dipimpin
oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya dan diikuti secara serentak
oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan di Jawa Timur, termasuk Kalapas Pemuda
Madiun.
Dalam
sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, menegaskan
bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata keseriusan jajaran pemasyarakatan
dalam memerangi narkoba serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih
dan berintegritas.
Sementara
itu, Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H.,
menyampaikan apresiasi atas komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendukung
upaya pemberantasan narkotika melalui sinergi lintas sektor.
Sebagai
penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan pemusnahan barang bukti berupa 441
unit telepon genggam hasil penggeledahan rutin maupun insidentil di seluruh UPT
Pemasyarakatan Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama
dalam menutup celah komunikasi ilegal yang kerap dimanfaatkan untuk peredaran
narkoba di dalam lapas dan rutan.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam
kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan
narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Kami
berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemberantasan narkoba dengan memperkuat
pengawasan serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum terkait.
Lingkungan Lapas harus bersih dari narkoba demi mendukung pembinaan yang
optimal,” ujarnya.
Melalui
rangkaian kegiatan ini, diharapkan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan
BNN di wilayah Jawa Timur semakin solid dan berkelanjutan. Komitmen bersama
yang telah diteguhkan tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi juga
diwujudkan dalam langkah-langkah konkret guna menciptakan lingkungan
pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba. (RED).

Posting Komentar