Suasana Barbershop di Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Kegiatan
pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun
terus menunjukkan hasil positif.
Salah
satunya melalui unit Barbershop yang berada di bawah naungan Kegiatan Kerja,
yang hingga kini tetap aktif dan produktif dalam memberikan layanan jasa potong
rambut, Selasa (05/05).
Barbershop
ini dikelola langsung oleh warga binaan dengan pengawasan petugas, dan secara
rutin melayani kebutuhan potong rambut baik untuk sesama warga binaan maupun
petugas Lapas.
Selain
menunjang kerapian dan kebersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana nyata dalam
membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomi.
Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa program ini merupakan
bagian dari komitmen dalam menciptakan pembinaan yang produktif dan
berkelanjutan.
“Melalui
Barbershop ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang nyata bagi warga
binaan. Harapannya, setelah bebas nanti mereka memiliki kemampuan yang bisa
dimanfaatkan untuk membuka usaha atau bekerja secara mandiri,” ungkapnya.
Senada
dengan hal tersebut, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Denny Wahyu Kristanto,
menyampaikan kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan
kemandirian di Lapas.
“Barbershop
ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk
kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja warga binaan. Ini adalah bekal
penting bagi mereka untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat,”
jelasnya.
Dengan
adanya kegiatan Barbershop ini, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya menghadirkan
program pembinaan yang aplikatif dan berdampak langsung, sehingga warga binaan
tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk
berkembang dan menjadi pribadi yang lebih mandiri. (RED).

Posting Komentar