Kalapas Pemuda Madiun Siapkan Lomba
Berhadiah Kambing hingga Sosialisasi Rompi Wartelsuspas
MADIUN, – MATARAMANTODAY.com
Suasana penuh semangat mewarnai
kegiatan rutin senam pagi yang diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan
(WBP) Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Setelah mengikuti senam bersama, seluruh
WBP mendapatkan pengarahan langsung dari Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, sebagai bentuk pembinaan sekaligus penguatan disiplin menjelang
peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. (08/07/2026)
Dalam arahannya, Kalapas menekankan
pentingnya menjaga kebersihan lingkungan lapas, khususnya terkait puntung rokok
dan penggunaan area merokok. Ia mengingatkan agar seluruh WBP memiliki
kesadaran untuk membuang puntung rokok pada tempatnya sehingga lingkungan blok
hunian tetap bersih, sehat, dan nyaman.
Selain itu, Rudi Kristiawan juga
mengajak seluruh WBP untuk terus menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan
sehari-hari. Sikap hormat, ramah, dan membudayakan salam kepada petugas menjadi
bagian penting dari pembinaan karakter yang harus diterapkan selama menjalani
masa pidana.
Kalapas juga mengingatkan bahwa
pengusulan Remisi Umum dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-81 menjadi kesempatan
bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih
baik. Oleh karena itu, seluruh WBP diimbau untuk terus menaati tata tertib,
aktif mengikuti program pembinaan, serta menjaga sikap dan perilaku positif
setiap hari.
Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan,
Kalapas mengajak seluruh warga binaan mempersiapkan diri mengikuti berbagai
perlombaan yang akan digelar di lingkungan lapas. Beragam lomba telah
disiapkan, mulai dari panjat pinang, lomba yel-yel antarblok, berbagai cabang
olahraga, hingga perlombaan lainnya yang bertujuan menumbuhkan sportivitas,
kebersamaan, dan semangat nasionalisme.
Menariknya, panitia juga menyiapkan
berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, termasuk seekor kambing hasil
peternakan Lapas Pemuda Madiun yang merupakan bagian dari program pembinaan
kemandirian dan ketahanan pangan.
"Pembinaan bukan hanya tentang
keterampilan, tetapi juga membentuk karakter. Mulailah dari hal-hal sederhana,
seperti menjaga kebersihan, menghormati petugas, saling menghargai, dan
berperilaku baik setiap hari. Terus ikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh
karena perilaku yang baik akan menjadi salah satu pertimbangan dalam berbagai
hak warga binaan, termasuk pengusulan remisi. Saya juga mengajak seluruh warga
binaan memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan
kebersamaan," ujar Rudi Kristiawan.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas
turut mensosialisasikan penggunaan rompi khusus bagi pengguna Wartelsuspas.
Nantinya, setiap warga binaan yang akan menggunakan layanan Wartelsuspas
diwajibkan mengenakan rompi tersebut sebagai identitas pengguna. Kebijakan ini
merupakan bagian dari penguatan sistem pengawasan sekaligus upaya meningkatkan
ketertiban dan keamanan dalam pelaksanaan layanan komunikasi bagi warga binaan.
Usai kegiatan pengarahan, suasana
keakraban semakin terasa ketika seluruh warga binaan menikmati hidangan kacang
hijau yang dibagikan oleh petugas. Momen makan bersama tersebut menjadi sarana
mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan dalam suasana yang hangat
dan penuh kekeluargaan.
Salah seorang warga binaan berinisial
AG mengaku senang dengan kegiatan yang rutin dilaksanakan tersebut. Menurutnya,
pengarahan dari Kalapas memberikan motivasi sekaligus semangat untuk terus
memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
"Kami merasa diperhatikan. Arahan
dari Bapak Kalapas membuat kami semakin termotivasi untuk menjaga sikap,
mengikuti pembinaan dengan baik, dan mempersiapkan diri mengikuti lomba-lomba
17 Agustus. Kami juga senang bisa menikmati kacang hijau bersama setelah
kegiatan. Suasananya hangat dan menambah semangat kami untuk menjadi pribadi
yang lebih baik," ungkap salah seorang warga binaan.
Melalui kegiatan senam pagi,
pengarahan, sosialisasi layanan, hingga kebersamaan dalam makan bersama, Lapas
Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis,
disiplin, dan berorientasi pada pembentukan karakter, sehingga warga binaan
siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan
bertanggung jawab. (RED).

Posting Komentar