Zero HALINAR Harga Mati, Lapas Pemuda Madiun Kembali Gelar Razia Insidentil

 


Lapas Pemuda Madiun Kembali Gelar Razia Insidentil

Madiun, – MATARAMANTODAY.com

Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan razia insidentil di blok hunian Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib), serta diikuti oleh Kasubsi Keamanan, Staf KPLP, Staf Adm. Kamtib, Regu Pengamanan, dan Taruna Poltekimipas. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian Warga Binaan guna memastikan situasi tetap kondusif dan steril dari barang-barang terlarang, Kamis (2/7).

Kasi Adm. Kamtib, Hilman Hilmawan, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan bentuk implementasi deteksi dini yang dilaksanakan secara konsisten sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

"Razia ini merupakan kegiatan yang rutin kami laksanakan sebagai bentuk komitmen mewujudkan Zero HALINAR. Seluruh petugas melaksanakan pemeriksaan secara teliti, humanis, dan sesuai SOP guna memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas," ujar Hilman.

Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan penggeledahan secara humanis, teliti, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Penggeledahan menyasar Blok Hunian B Bawah kamar 1 hingga 9 guna memastikan lingkungan hunian tetap aman dan kondusif.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban, antara lain empat bilah senjata tajam rakitan, dua buah paku, satu korek gas, dua gulungan tali, satu alat pencukur kumis, dua potongan besi, tiga pemotong kuku, satu gunting, dua pinset, satu sendok logam, serta dua hanger berbahan besi. Seluruh barang hasil razia kemudian didata dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Sementara itu, dari hasil razia tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba. Hasil tersebut menjadi indikator bahwa komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam mewujudkan Zero HALINAR terus dijalankan secara nyata melalui langkah preventif, pengawasan rutin, deteksi dini, serta penguatan fungsi pengamanan secara berkelanjutan.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pelaksanaan razia akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan serta mendukung program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dari HALINAR.

"Tidak ada ruang bagi peredaran handphone ilegal, narkoba, maupun barang-barang terlarang lainnya di Lapas Pemuda Madiun. Razia akan terus kami laksanakan secara konsisten sebagai langkah deteksi dini untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas," tegas Rudi.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Madiun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan kewaspadaan seluruh petugas, serta mengoptimalkan langkah-langkah deteksi dini guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari HALINAR. (RED).

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :