Grand Final Karaoke dan Lawak Beregu
Semarakkan Porsenap HUT Ke-81 RI di Lapas Pemuda Madiun
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Suasana meriah dan penuh keceriaan
mewarnai Grand Final Lomba Karaoke dan Lawak Beregu antar-Warga Binaan di
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, sebagai rangkaian Pekan
Olahraga dan Seni Narapidana (Porsenap) dalam rangka memperingati Hari Ulang
Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (24/8).
Bertempat di Blok D Lapas Pemuda
Madiun, para finalis tampil penuh percaya diri untuk menunjukkan kemampuan
terbaik mereka. Lantunan lagu dari peserta lomba karaoke berpadu dengan aksi
lawak beregu yang mengundang gelak tawa, menciptakan suasana hangat, semarak,
dan penuh kebersamaan.
Sejak awal kegiatan, antusiasme Warga
Binaan begitu terasa. Sorak-sorai, tepuk tangan, dan dukungan dari penonton
mengiringi setiap penampilan. Pada kategori karaoke, para finalis membawakan
beragam lagu dengan karakter dan gaya masing-masing. Sementara pada lomba lawak
beregu, peserta menyuguhkan penampilan kreatif yang menghibur sekaligus
menunjukkan kekompakan antarpeserta.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa Grand Final Lomba Karaoke dan Lawak Beregu tidak
sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari pembinaan
kepribadian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan bakat
dan kreativitas.
“Porsenap bukan hanya tentang menang
dan kalah. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi ruang bagi
Warga Binaan untuk menyalurkan bakat, mengembangkan kreativitas, membangun
kepercayaan diri, dan mempererat kebersamaan. Melalui karaoke dan lawak beregu,
mereka dapat berekspresi secara positif dalam suasana yang penuh kegembiraan,”
ujar Rudi.
Ia berharap semangat sportivitas dan
kreativitas yang ditunjukkan para peserta dapat terus tumbuh dan menjadi bagian
dari proses pembinaan.
“Kami ingin setiap kegiatan pembinaan
memberikan pengalaman positif bagi Warga Binaan. Tampilkan kemampuan terbaik,
junjung sportivitas, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan
potensi diri sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Salah satu peserta Grand Final Lomba
Karaoke berinisial W mengaku senang dan bangga dapat mengikuti kompetisi
tersebut. Menurutnya, kesempatan tampil di hadapan teman-teman Warga Binaan
menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mendorong dirinya untuk lebih
percaya diri.
“Saya sangat senang bisa sampai di
grand final. Awalnya tentu ada rasa gugup, tetapi dukungan dari teman-teman
membuat saya lebih percaya diri. Bagi saya, yang terpenting bukan hanya soal
menang, tetapi bisa tampil, menyalurkan hobi bernyanyi, dan ikut memeriahkan
Porsenap,” ungkap W.
Grand Final Lomba Karaoke dan Lawak
Beregu berlangsung dalam suasana tertib namun tetap meriah. Para peserta
berusaha memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri dan penonton. Bagi
para Warga Binaan, momen tersebut menjadi kesempatan untuk berani tampil,
berekspresi, sekaligus menikmati kebersamaan dalam rangkaian peringatan HUT
ke-81 Kemerdekaan RI.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda
Madiun terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang kreatif, edukatif,
dan humanis. Semangat kebersamaan dan sportivitas yang tumbuh dalam Porsenap
diharapkan mampu memberikan energi positif serta mendukung terciptanya
lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif. (RED).

Posting Komentar