Lapas Pemuda Madiun Pertegas Komitmen
Zero Halinar
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun terus menggencarkan pengawasan dan pengamanan guna mewujudkan
lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari Handphone,
Pungutan Liar, dan Narkoba (HALINAR), Senin (14/9).
Sebagai langkah konkret, Lapas Pemuda
Madiun kembali melaksanakan razia insidentil terhadap kamar hunian Warga
Binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus
pencegahan masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang berpotensi
mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Kegiatan razia dipimpin oleh Kepala
Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan
Ketertiban (Adm. Kamtib), serta diikuti Kepala Subseksi Keamanan, Kepala
Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Portatib), staf KPLP, staf Adm. Kamtib, dan
Regu Pengamanan.
Target penggeledahan dilaksanakan di
Blok D kamar 15 dan 16. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah
barang yang selanjutnya diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan
lebih lanjut. Barang-barang tersebut terdiri dari satu gulungan tali, satu
potongan besi, delapan paku, dua baut driling, satu bolpoin, satu kartu remi,
empat alat pencukur kumis, satu benang jahit, dan satu buah palu.
Dalam pelaksanaan razia tersebut,
petugas tidak menemukan Handphone maupun narkoba di dalam kamar hunian. Temuan
yang ada langsung diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Ka.KPLP Lapas Pemuda Madiun, Kinayung
Nirwana, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan langkah preventif yang
akan terus dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan
keamanan dan ketertiban.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen
kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami akan terus melakukan
pengawasan dan pemeriksaan secara berkala maupun insidentil untuk memastikan
tidak ada barang terlarang yang masuk ataupun beredar di dalam lapas. Kami juga
mengajak seluruh Warga Binaan untuk bersama-sama menjaga lingkungan hunian agar
tetap aman dan tertib,” ujar Kinayung.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda
Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa komitmen pemberantasan HALINAR
menjadi perhatian serius jajaran Lapas Pemuda Madiun. Menurutnya, upaya
menciptakan lapas yang bersih dari handphone dan narkoba harus dilakukan secara
konsisten melalui pengawasan, pencegahan, serta penguatan integritas seluruh
jajaran.
“Kami tegaskan bahwa Lapas Pemuda
Madiun berkomitmen penuh mewujudkan Zero Halinar. Razia dan penggeledahan akan
terus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan sebagai bentuk deteksi dini.
Tidak hanya mencari barang terlarang, tetapi juga membangun budaya disiplin dan
kepatuhan di lingkungan lapas,” tegas Rudi.
Rudi menambahkan bahwa keamanan dan
ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, sinergi antara
petugas dan Warga Binaan perlu terus diperkuat untuk menciptakan suasana
pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami berharap seluruh jajaran tetap
konsisten menjaga integritas dan profesionalitas, sementara Warga Binaan dapat
mengikuti seluruh aturan yang berlaku. Dengan kerja sama dan komitmen bersama,
kami optimistis lingkungan Lapas Pemuda Madiun dapat terus terjaga dari
HALINAR,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan razia insidentil
ini, Lapas Pemuda Madiun kembali menegaskan keseriusannya dalam menjaga
keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen menuju Zero Halinar.
Kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya deteksi dini
dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Pemuda
Madiun. (RED).

Posting Komentar