Lapas Pemuda Madiun Ikuti Pengarahan
Dirjen Pemasyarakatan
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun mengikuti kegiatan Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Sosialisasi Kehumasan oleh
Direktur Jenderal Pemasyarakatan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin
(14/9).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala
Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, didampingi jajaran pejabat struktural,
JFU, dan JFT di ruang teleconference Lapas Pemuda Madiun. Keikutsertaan
tersebut menjadi bentuk komitmen Lapas Pemuda Madiun dalam mengikuti arahan dan
kebijakan strategis yang disampaikan oleh jajaran pimpinan pusat sekaligus
memastikan setiap kebijakan dapat dipahami dan ditindaklanjuti di tingkat
satuan kerja.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai
bagian dari persiapan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
yang akan berlangsung pada 20–23 September 2026. Dalam pengarahan, disampaikan
sejumlah agenda strategis bidang Pemasyarakatan, di antaranya perbaikan tata
kelola layanan publik serta kesiapan implementasi KUHP dan KUHAP dalam
penyelenggaraan Pemasyarakatan.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga
memberikan sejumlah arahan kepada jajaran Pemasyarakatan, antara lain terkait
pembentukan Pos Bapas, rotasi pejabat, penguatan fungsi pengawasan dan
pengendalian, serta optimalisasi peran kehumasan dalam membangun citra positif
Pemasyarakatan.
Jajaran Pemasyarakatan juga diarahkan
untuk memperkuat publikasi berbagai program positif, termasuk pelayanan publik,
UMKM, dan ketahanan pangan. Selain itu, akan dilaksanakan operasi gabungan pada
15–25 September 2026 dengan melibatkan BNNK, Kepolisian, Brimob, dan Kodim
dengan sasaran pemeriksaan handphone serta narkoba melalui tes urine.
Dalam kesempatan tersebut turut
disampaikan evaluasi Quick Wins Layanan Publik Pemasyarakatan. Dari 52 layanan
yang dievaluasi, terdapat layanan pengungkit dan tiga layanan prioritas, yaitu
Hak Integrasi, Penelitian Kemasyarakatan, serta Sistem Database Pemasyarakatan.
Ketiga layanan tersebut menjadi target capaian dalam upaya meningkatkan
kualitas dan tata kelola pelayanan publik Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menyampaikan bahwa pengarahan tersebut menjadi momentum penting
bagi jajaran untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas di satuan kerja dengan
kebijakan dan target yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
“Kami siap menindaklanjuti setiap
arahan yang disampaikan. Tidak hanya dari sisi keamanan dan ketertiban, tetapi
juga peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pengawasan, serta
publikasi kinerja dan kegiatan positif Lapas. Seluruh jajaran harus memiliki
pemahaman yang sama agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan dengan baik
di lapangan,” ujar Rudi.
Melalui kegiatan pengarahan ini, Lapas
Pemuda Madiun berkomitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas
pelayanan publik, mengoptimalkan fungsi pengawasan, serta memperkuat kehumasan
sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang
semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan. (RED).

Posting Komentar