Lapas Pemuda Madiun Libatkan Dokter
Hewan DKPP Kota Madiun
Madiun, – MATARAMANTODAY.com
Upaya mengoptimalkan pembinaan
kemandirian Warga Binaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda
Kelas IIA Madiun melalui pengembangan sektor peternakan. Untuk memastikan
keberlangsungan program tersebut, Lapas Pemuda Madiun menggandeng dokter hewan
dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun guna melakukan
pemeriksaan kesehatan kambing dan ayam petelur yang dibudidayakan di area
brandgang Lapas, Selasa (3/11).
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari
upaya menjaga kesehatan dan produktivitas hewan ternak sekaligus meningkatkan
kualitas pengelolaan peternakan yang menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi
Warga Binaan. Dalam kegiatan tersebut, tim dokter hewan melakukan pengecekan
kondisi fisik ternak, pemantauan pola makan, pemberian vitamin, serta evaluasi
kebersihan dan sanitasi kandang.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Dwi
Saputra, menyampaikan bahwa pendampingan dari tenaga profesional sangat penting
untuk memastikan pengelolaan peternakan berjalan optimal. Menurutnya, kesehatan
ternak menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan program
pembinaan kemandirian.
“Kami ingin memastikan ternak yang
dibudidayakan di Lapas selalu dalam kondisi sehat dan terawat. Melalui
pemeriksaan ini, kami juga memperoleh masukan terkait perawatan dan pengelolaan
ternak yang lebih baik, sehingga program peternakan dapat terus berkembang dan
memberikan manfaat bagi Warga Binaan,” ungkap Dwi.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi
Kristiawan, menegaskan bahwa pengembangan peternakan tidak hanya berorientasi
pada hasil produksi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi Warga Binaan
untuk memperoleh keterampilan praktis yang dapat diterapkan setelah bebas
nanti.
“Program peternakan ini merupakan
bagian dari pembinaan kemandirian yang kami dorong agar Warga Binaan memiliki
keterampilan dan pengalaman kerja. Dengan dukungan tenaga ahli dari DKPP Kota
Madiun, kami berharap pengelolaan ternak semakin baik, produktivitas meningkat,
dan keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat menjadi bekal untuk
menjalani kehidupan yang mandiri setelah kembali ke masyarakat,” tegas Rudi.
Sementara itu, salah satu dokter hewan
dari DKPP Kota Madiun, drh. Yeri Anisa, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan
menunjukkan kondisi kambing dan ayam petelur di Lapas Pemuda Madiun secara umum
dalam keadaan sehat.
“Dari hasil pemeriksaan, kambing
maupun ayam petelur menunjukkan kondisi yang sehat. Kami juga memberikan
vitamin, melakukan evaluasi terhadap pola pakan, serta memberikan edukasi
mengenai sanitasi kandang agar kesehatan ternak tetap terjaga dan produktivitasnya
dapat dipertahankan,” jelas drh. Yeri Anisa.
Melalui kerja sama dengan DKPP Kota
Madiun, Lapas Pemuda Madiun berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan
peternakan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Diharapkan,
kegiatan ini mampu mendukung terciptanya peternakan yang sehat dan produktif
serta membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bernilai guna sebagai
modal menjalani kehidupan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana. (red).

Posting Komentar